Antisipasi Banjir Berkelanjutan: Anggota DPRD dan Kadis PU Evaluasi Bendungan Way Gatel

Pringsewu – Anggota DPRD Kabupaten Pringsewu dari Komisi III, Saudara Dedi Sutarno, S.Pd., yang berasal dari Dapil IV Kecamatan Ambarawa dan Pardasuka, bersama Kepala Dinas PU Sudara Amat dan Kabid Pengairan Wiyanto, melakukan pemantauan terhadap pintu air yang ada di Sungai Way Gatel. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi kesalahan dalam pengelolaan pintu air di arus Sungai Way Gatel yang melintasi Pekon Parerejo, Kecamatan Gading Rejo. Pintu air ini diduga menjadi faktor utama penyebab banjir yang melanda kawasan pesawahan di Pekon Sidoarjo dan area Pemda Kabupaten Pringsewu.

Petugas jaga pintu air, Ahmad Syaifuddin, S.T., yang bertugas membuka dan menutup pintu air, menjadi sorotan utama, meskipun luapan banjir dari Sungai Bulok sangat deras.

Hal ini ditegaskan oleh Saudara Dedi Sutarno, anggota DPRD Kabupaten Pringsewu dari Komisi III, saat melakukan kunjungan langsung ke lokasi pintu air Sungai Way Gatel di Pekon Parerejo, pada Senin, 20 Januari 2025.

Sebelumnya, Saudara Dedi juga mengunjungi lokasi banjir di sekitar area Pemda dan pesawahan Pekon Sidoharjo serta rumah penduduk untuk menilai dampaknya secara langsung.

Saudara Dedi mengungkapkan, "Banjir di Pringsewu disebabkan oleh beberapa faktor, seperti sedimentasi tanah, penumpukan sampah, baik ranting maupun kayu-kayu besar, serta pengaturan pintu air yang kurang optimal di area Way Gatel. Sementara itu, Sungai Bulok Karto, yang baru dilengkapi dengan satu unit dam di Way Gatel, masih perlu perhatian lebih".

"Kedepan, saya harapkan Sungai Bulok ini dilengkapi dengan satu unit dam lagi. Namun, sembari menunggu realisasi tersebut, pengaturan dam yang ada di Way Gatel perlu dimaksimalkan," ujar Saudara Dedi Sutarno.

Ia menegaskan pentingnya pengoptimalan fungsi satu unit dam tersebut. Saudara Dedi menyebutkan bahwa pembukaan pintu air di Dam Way Gatel berhasil mempercepat surutnya banjir di area Pemda dan Pekon Sidoharjo.

"Ini menunjukkan bahwa pengaturan pintu air yang tepat sangat penting. Sebagai antisipasi, saya berkomitmen untuk memastikan evaluasi Bendungan Way Gatel di sisi kanan dan kiri pintu utama. Pintu hidrolik, seperti yang ada pada pintu utama bendungan, perlu dibuat agar air dapat mengalir dengan lancar," pungkasnya. [Eko Andriono]

Komentar